Kata ekonomi berasal dari bahasa yunani oikonomia yang berarti

Diposting pada
Kata ekonomi berasal dari bahasa yunani oikonomia yang berarti ~ Assalamualaikum wr wb , salam sejahtera untuk kita semua. sahabat kkaktri channel kali ini kkaktri akan bahas tentang peljaran IPS atau ekonomi yang berkaitan dengan pengertian ekonomi. ini adalah dasr pengertian dari ekonomi. ekonomi berasal dari bahasa yunani.

Kata ekonomi berasal dari bahasa yunani oikonomia yang berarti

Istilah ‘ekonomi’ berasal dari bahasa Yunani oikonomia, yaitu gabungan kata oikos-nomos. Oikos berarti rumah tangga, sedangkan nomos berarti aturan. Oikonomia mengandung arti aturan yang berlaku untuk memenuhi kebutuhan hidup dalam suatu rumah tangga.
1. Kelangkaan sebagai Permasalahan Ekonomi Manusia
Kelangkaan sumber daya dibanding dengan kebutuhan manusia akan menyebabkan kurangnya atau tidak terpenuhinya sebagian atau seluruh kebutuhan untuk hidup. Kelangkaan ini merupakan masalah ekonomi manusia. Masalah ekonomi muncul karena adanya kebutuhan manusia yang terbatas, sedangkan alat pemuas kebutuhan yang berupa barang dan jasa terbatas adanya. Ketidakseimbangan antara kebutuhan dan ketersediaan alat pemuas kebutuhan itu disebut kelangkaan. Untuk mengatasi masalah kelangkaan maka perlu belajar ilmu ekonomi.
Ekonomi berasal dari bahasa Yunani Oikonomia yang berarti rumah tangga. Oikonomia merupakan kata majemuk yang terdiri dari dua kata ‘oikos dan nomos.’Oikos artinya rumah tangga, dan nomos artinya aturan, Jadi arti kata ekonomi berarti aturan rumah tangga atau ilmu yang mengatur rumah tangga. Ilmu ekonomi termasuk kelompok ilmu sosial.
2. Kebutuhan Manusia
Kebutuhan adalah suatu keinginan terhadap suatu barang atau jasa yang menuntut adanya pemenuhan, apabila tidak dipenuhi maka akan mempengaruhi kehidupan.
Berikut jenis macam-macam kebutuhan :
a. Macam-Macam Kebutuhan Menurut Intensitasnya atau Tingkatannya
1) Kebutuhan primer atau kebutuhan pokok adalah kebutuhan yang harus dipenuhi karena bila tidak dipenuhi akan mempengaruhi kelangsungan hidup.
2) Kebutuhan sekunder (tambahan) adalah kebutuhan yang dipenuhi setelah kebutuhan primer terpenuhi.
3) Kebutuhan Tersier atau kebutuhan barang mewah adalah kebutuhan yang dipenuhi setelah kebutuhan primer dan kebutuhan sekunder terpenuhi.
b. Macam-Macam Kebutuhan Menurut Sifat
1) Kebutuhan Jasmani adalah kebutuhan yang bersifat memberi kepuasan pada badan atau jasmani.
2) Kebutuhan Rohani adalah kebutuhan yang dirasakan untuk kepentingan jiwa manusia.
c. Macam-Macam Kebutuhan Menurut Waktu Penggunaannya
1) Kebutuhan sekarang adalah kebutuhan manusia yang harus segera dipenuhi pada saat dibutuhkan.
2) Kebutuhan masa yang akan datang adalah kebutuhan manusia yang pemenuhannya dapat ditangguhkan pada masa yang akan datang.
d. Macam-Macam Kebutuhan Menurut Subjek
1) Kebutuhan Individual adalah kebutuhan yang berhubungan langsung dengan perorangan.
2) Kebutuhan kelompok atau kolektif adalah kebutuhan yang dirasakan oleh sekelompok
orang secara bersama-sama dan pemenuhannya juga dilakukan secara bersama-sama. Kebutuhan manusia yang satu dengan yang lain berbeda ragam dan jumlahnya.
Perbedaan ini disebabkan oleh faktor–faktor yang memengaruhinya. Faktor-faktor tersebut antara lain:
a) Jenis Kelamin
b) Tingkat Pendidikan
c) Lingkungan Tempat Tinggal
d) Kemajuan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi
e) Tingkat Pendapatan
f) Status Sosial
g) Perbedaan Selera
Seperti halnya kebutuhan, alat pemuas kebutuhan terdapat berbagai jenis atau macamnya .
a. Alat Pemenuhan Kebutuhan Menurut Kelangkaannya atau Cara Memperolehnya
1. Barang Ekonomis
Barang ekonomis adalah semua barang yang keberadaanya terbatas sehingga untuk memperolehnya perlu pengorbanan baik materiil maupun fisik.
2. Barang bebas
Barang bebas adalah barang yang jumlahnya banyak sehingga untuk memperolehnya tidak perlu pengorbanan.
b. Alat Pemenuhan Kebutuhan Menurut Hubungannya dengan Barang Lain
1. Barang Substitusi
Barang substitusi adalah barang yang dalam penggunaanya saling dapat menggantikan dengan barang lain dengan syarat barang tersebut memiliki kegunaan yang sama.
2. Barang Komplementer
Barang komplementer adalah barang yang penggunaanya dapat saling melengkapi satu sama lain, karena bila tidak salah satu maka barang tersebut kurang bermanfaat atau bahkan tidak bermanfaat sama sekali.
c. Alat Pemenuhan Kebutuhan Menurut Tujuan Penggunaannya
1. Barang Produksi (Barang Modal)
Barang produksi disebut juga barang modal karena barang ini tidak dapat langsung
memenuhi kebutuhan manusia tetapi melalui proses dahulu baru dapat digunakannya.
2. Barang Konsumsi
Barang konsumsi adalah barang-barang yang dapat digunakan secara langsung untuk memenuhi kebutuhan manusia.
d. Alat Pemenuhan Kebutuhan menurut Proses Pembuatannya
1. Barang Mentah Barang mentah adalah barang yang belum dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan tetapi harus melalui proses produksi terlebih dahulu.
2. Barang Setengah Jadi Barang setengah jadi yaitu barang atau alat pemuas kebutuhan yang masih dalam proses produksi.
3. Barang Jadi Barang jadi adalah barang atau alat pemuas kebutuhan yang dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan.
3. Tindakan, Motif, dan Prinsip Ekonomi
Kekuatan yang ada dalam diri manusia untuk melakukan tindakan atau kegiatan disebut motif. Segala kegiatan manusia untuk memenuhi berbagai kebutuhan hidupnya disebut dengan tindakan ekonomis atau perbuatan ekonomis. Tujuan dari tindakan ekonomis adalah untuk mengendalikan agar pengeluaran tidak melebihi pendapatan. Keinginan atau alasan yang mendorong manusia untuk melakukan tindakan ekonomi disebut motif ekonomi. Motif ekonomi dapat dibedakan menjadi empat macam, antara lain sebagai berikut.
a. Motif untuk Memenuhi Kebutuhan
b. Motif Berbuat Sosial
c. Motif untuk Mendapatkan Penghargaan
d. Motif untuk Memperoleh Kekuasaan
Di bawah ini ada beberapa pengertian prinsip ekonomi pada umumnya.
1. Prinsip ekonomi adalah usaha untuk mendapatkan hasil tertentu dengan pengorbanan yang sekecil mungkin.
2. Prinsip ekonomi adalah dengan pengorbanan yang kita keluarkan untuk mendapatkan hasil yang sesuai dengan diharapkan.
3. Prinsip ekonomi adalah berusaha dengan alat yang tersedia untuk memperoleh hasil yang maksimal.
4. Prinsip ekonomi adalah dasar berpikir manusia yang digunakan untuk melakukan tindakan ekonomi.
Bahkan dalam dunia usaha prinsip ekonomi berhubungan dengan sebutan efisien dan efektif. Efisien artinya kegiatan yang dilakukan tepat untuk mencapai target tertentu dan efektif artinya apa yang dilaksanakan benar. Prinsip ekonomi baik sekali digunakan dalam segala kegiatan ekonomi, baik kegiatan produksi, distribusi maupun konsumsi. Di bawah ini contoh penerapan dalam kegiatan ekonomi.
1. Penerapan prinsip ekonomi dalam kegiatan produksi antara lain:
a. menggunakan bahan mentah atau bahan baku dengan mutu baik
b. mendirikan tempat perusahaan yang dekat dengan bahan mentah/bahan baku
c. menggunakan tenaga kerja dengan upah murah, dan
d. harus selalu hemat dalam biaya produksi.
2. Penerapan prinsip ekonomi dalam kegiatan distribusi,antara lain :
a. menyalurkan barang dengan prinsip tepat sasaran, tepat waktu, dan tepat tempat
b. menempatan perusahaan diantara produsen dan konsumen
c. memberikan layanan dengan baik, dan
d. menggunakan sarana distribusi yang murah.
3. Penerapan prinsip ekonomi dalam kegiatan konsumsi, antara lain :
a. membeli barang dengan memilih terlebih dahulu;
b. memilih barang yang kualitas bagus;
c. membeli barang sesuai dengan yang direncanakan; dan
d. setiap awal bulan membuat daftar kebutuhan berdasar skala prioritas

Tinggalkan Balasan